Bappebti menyatakan bahwa investasi bodong berkedok investasi forex sedang populer, sehingga masyarakat diminta untuk waspada.

Beredarnya investasi GCG asia yang menyatakan bahwa dirinya sebagai perusahaan broker dari PT. Guardian Capital Future. Perusahaan ini menawarkan pengelolaan dana di pasar forex dengan metode trading Double Hedging, di mana setiap transaksi akan menghasilkan profit dengan besaran tertentu (fixed income). GCG Asian ini juga sudah mengklaim memiliki kantor di Indonesia.

Bappebti bertugas mengawasi aktivitas perdagangan berjangka di Indonesia. Mulai dari instrumen apa saja yang diperdagangkan, kegiatan promosi, pelatihan, hingga penghimpunan dana, harus memenuhi standar yang ditentukan oleh Bappebti. Oleh karena itu, tak heran bila penawaran GCG Asia masuk dalam pengawasan Bappebti.

Pada tanggal 13 mei 2019. Bappebti belum sama sekali memberikan ijin usaha bagi GCG asia, baik nama GCG Asia maupun PT Guardian Capital Futures tidak terdaftar pada situs resmi Bappebti.

 Cek Regulasi Merupakan Langkah Awal Untuk Berinvestasi

kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar dari Bappebti yaitu Sahudi, meluruskan bahwa banyak laporan dari masyarakat mengenai aktifitas transaksi forex perusahaan-perusahaan yang mengklaim beroperasi secara legal di Indonesia.

Oleh karena itu ia menghimbau bahwa masyarakat untuk hati-hati dengan berbagai macam modus penawaran investasi yang berkedok forex dari perusahaan yang belum diregulasi oleh pemerintah. Masyarakat bisa melakukan cek regulasi pada halaman resmi Bappebti untuk memastikannya.

Sebelumnya, GCG Asia juga telah tersandung masalah regulasi di negara Swiss. Dengan penawaran investasi pada instrumen forex dan emas, perusahaan ini menyatakan diri teregulasi Finma. Namun, Finma selaku regulator forex resmi di Swiss mengeluarkan pernyataan bahwa GCG Asia tidak teregulasi, sehingga masuk ke dalam warning list mereka.

Jika  anda menyukai informasi dari arikel ini? Mau tau informasi seputar edukasi trading lainnya? Kami siap  memberikan edukasi yang sangat informatif. Mau tau caranya ?